KAMU
Semenjak
pertama mataku memandangmu, entah mengapa pikiranku selalu berpikir tentang
dirimu. Aku tidak tahu apa yang menyebabkan semua itu? Apakah dirimu mengandung
medan magnet yang menarik pikiranku untuk berpikir tentang dirimu? Entah aku
tidak tahu.
Setiap
kali memandang wajahmu lewat layar digital, aku selalu terbayang dan berharap
dirimu melekat pada diriku. Entah mengapa aku mengkhayang sedemikian. Apa
karena parasmu yang anggun bagaikan bunga yang baru mekar? Apakah karena
wajahmu cerah bagaikan bulan purnama? Entah aku tidak tahu.
Kamu
itu bagaikan candu. Wow... Candu? Bagaimana bisa? Ya, dirimu bagaikan candu.
Setiap kali aku memandangimu, kamu selalu membuat hatiku menjadi damai. Sejak
saat itu kamu adalah yang sempurna bagi hatiku ini. Sempurna? Dirimu dapat
menghilangkakan kegelisahan yang datang
melandaku.
Aku
bersyukur dapat memandang wajahmu disetiap waktu yang berjalan ini. Hanya
kebanggan dan doa yang bisa aku utarakan tentang kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar